TUGAS MANDIRI 2 IMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR - KAMPUS MULLENIAL ITBI

 NAMA              : LUSIA SIAGIAN

JURUSAN          : AKUTANSI

KELAS               : PAGI

MATA KULIAH : ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR


1. Manusia sebagai makhluk yang berbudaya, Coba saudara jelaskan dua kekayaan manusia yang

paling utama !

Jawab:
Dua kekayaan manusia yang paling utama adalah akal dan budi., Dengan akal budinya manusia mampu mencipta, berkarsa dan berasa., Mampu mencipta benda-benda baru untuk memenuhi hajat hidupnya; Baik yang bersifat jasmani Maupun rohani dan juga Muncul tuntutan hidup yang lebih daripada makhluk lain.

2. Coba kamu jelaskan apa maksud dari kalimat memanusiakan manusia, jelaskan dan berikan
contohnya !
Jawab:
Sejatinya, konsep "Memanusiakan Manusia" merupakan bagian dari humanisme. Humanisme berasal dari kata Latin humanus dan mempunyai akar kata homo yang berarti manusia. Humanus berarti sifat manusiawi atau sesuai dengan kodrat manusia (A.Mangunhardjana dalam Haryanto Al-Fandi, 2011:71).
Dari berbagai literatur yang penulis baca, pengertian humanisme adalah paham yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik. "memanusiakan manusia"merupakan upaya untuk membuat manusia menjadi berbudaya atau berakal budi. Sesama manusia saling menghargai, menghormati, dan tidak mengadili. Tidak ada tindakan yang merendahkan, mencibir, atau hal lainnya yang membuat sakit hati dan sebagainya.
"Memanusiakan Manusia" yang lebih mendasar yakni memanusiakan manusia yang memiliki cita-cita sama ingin selalu dihormati dan dihargai. Itu adalah keinginan mendasar dari seorang manusia, terutama ingin DIHARGAI. Terlebih dalam interaksi dengan sesama manusia termasuk orang perorangan.
Contoh nya bisa kita lihat dari salah satu mantan presiden RI mendiang KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur.Gusdur disebut telah "Memanusiakan Manusia" karena sikap mantan presiden RI ini yang berpegang pada nilai keadilan, kesetaraan serta nilai persaudaraan. Gus Dur sosok pemimpin, pembela rakyat marjinal, pembela minoritas agama etnis yang hak-haknya terhalangi baik dalam berkeyakinan, beragama atau mendirikan rumah ibadah. Selain itu, keyakinannya pada iman yang terbuka sehingga mengembangkan Pluralisme.

Komentar